BayOtto45

BayOtto45

BayOtto45


20 Cerpen Humor Untuk Anak-Anak

Ulasan Cerita Kelucuan adalah kaul singkat serta pendek secara struktur naratif yang menghendaki membuat manusia tertawa ngakak terbahak-bahak. Cerita humor lucu biasanya berupa bentuk cerita persepakatan yang diakhiri dengan kalimat lucu yang dihasilkan terbang permainan tanda, Ketidakcocokan secara logika, igauan atau sesuatu lainnya. Mayoritas cerita menggemaskan / senda-gurau yang banyak ditemui di situs kaul lucu ialah cerita humor singkat atau cerita senda-gurau pendek.

riajenaka. com pada artikel tersebut mencoba untuk membagikan union cerita senda-gurau terbaru yang kami kumpulkan dari beraneka ragam sumber. Itu adalah pusparagam cerita lucu banget, ulung, yang sungguh diseleksi. Mudah-mudahan Anda siap tertawa ngakak dan menjumpai kumpulan kecek lucu tentang belajar dibawah ini.

27 Kumpulan Karya Lucu Betul Tentang Mencari ilmu

1. Karya Lucu Memahirkan Menulis

Seorang anak yang baru saja merasuk Sekolah Kecil (SD) begitu pulang bersekolah ditanya per kedua sosok tuanya

Permulaan: “Belajar apa pun kau hari ini nak? ”

Bani: “Belajar menyarikan bu. ”

Ayah: “Apa yang saudara tulis nak? ”

Anak: “Tidak tau yah, aku belum memahirkan membaca. ”

2. Kaul Lucu Murid Belajar Kode Inggris

Suatu hari pada kelas padahal mempelajari tata susila inggris, serta untuk menilik para muridnya guru ini menanyai pada setiap murid yang hadir.

Guru: “‘WORK’ artinya kerja, bahwa ‘WORKING’ berarti bekerja, Opini anak-anak?? ”

Murid2: “Paham..!! ”

Hamba: “Sekarang kalian cari kata lain, mulai dari Ateng. ”

Ateng: “‘SING’ mempunyai nyanyi, menjadi ‘SINGING’ artinya bernyanyi. ”

Guru: “Pinter, sekarang Mono? ”

Mono: “‘SONG’ memiliki arti LAGU jadi kalau ‘SONGONG’ artinya BELAGU! ”

3. Cerita Gecul Belajar Adagium

Di Perenggan Bahasa Indonesia SMA Bulugan, Pak Jongos Semar sedang mengajar Peri-bahasa, kemudian dia memberikan urusan ke murid-murid di kualitas:

Semar: “Anak-anak coba kalian lanjutkan peribahasa ini, Inang kencing muncul, murid buang air kecil..? ”

Petruk: “Murid meruah berlari! ”

Semar: “Salah! ”

Gareng: “Murid menguyuh di rok! ”

Semar: “Goblok, khilaf! ”

(Ruang kelas jadi hiruk pikuk, sebab murid pada kebingungan) Tiba-tiba si Nunung menetapkan tangan,

Nunung: “Murid buang air kecil bernanah!! ”

Semar: “Hah..!, apa artinya itu? ”

Nunung: “Artinya, waktu programa kemping minggu kemaren hamba lihat Kemas Guru Semar kencing hidup dibawah pokok kayu mangga, namun hari tersebut si Ateng nggak masuk sekolah, dari sisi keterangan dokter dia pedih kencing nanah..! ”

Semar: “..? ”

Murid: “Hore.. hore seratus! ”

4. Nasihat Lucu Memahirkan Berhitung Secara Guru Cantik

Bu Ketua: “Anak2 ayo kita mencari ilmu berhitung!! ”

Murid: “YA BU!!! ”

Bu Inang: “Coba Bagong kamu balas pertanyaan embuk, berapa perolehan dari 5 x 5 =? ”

Bagong: “GAK TAU BU! ”

Mama Guru: “Kok gak tau? ”

Bagong: “GAK TAU kenapa pangkal begitu cantik. ”

Mama Guru: “Ouhhh mmuaach mmuacch. ”

Bu Guru: “Heh lo halaman semplak respons pertanyaan pangkal, berapa impak dari 9x9x8x7: 5 =? ”

Mono: “Busetttt tenang banyak Bu!! ”

Bu Guru: “Dasar kamu sungguh, bukannya respons malah ngelunjak!! (PlAKKkk langsung gampar kiri-kanan)”

Bu Ketua: “Ok waktu ini kamu muka jamban.. meski hasil daripada 896×7: 7×2=?? ”

Ateng: “Haaahhh GAK TAU MAMA!!! ”

Mama Guru: “Dasar gublokkkk awak ya!!! ” (KEplAakkKK langsung gampar kiri-kanan-atas-bawah)

Bu Inang: “Nah masa ini kamu sungguh imut, 5+5 =?? ”

Bagong: “DELIMA BU!!! ”

Bu Inang: “kok delima? ”

Bagong: “DELIMA aku tanpamu bu. ”

Bu Guru: “Oouh co cweet amat awak.. MMuuaaccchhh”

Mono Dan Ateng: “Gebukin aja yok nih Guru tentu si kamprett. ”

5. Cerita Menggemaskan Belajar: Suku Kuda

Unik pagi didalam kelas yang penuh sukaria, anak keturunan bersiap untuk belajar. Pelajaran pertama ialah Matematika, embuk guru masuk kedalam ruangan disambut hormat dari murid muridnya. Pra pelajaran diawali ibu jongos bertanya lawan murid muridnya.

Guru: “Anak anak, siapa yang sudah melihat pion..?? ”

Murid: “Saya,.!! ”

Guru: ” Sekarang pangkal mau bertanya,.. Kuda kakinya ada meski coba,.?? ”

Murid: “Emmmmpppaaattttt,..!! ”

Ketua: “Sekarang jajal kita rancangan bersama setara.. ”(sambil mengeluarkan gambar jaran dan memajangnya di rumah tulis)

Guru: “Semuanya perhatikan kegambar akur.. kaki menempel kuda terselip berapa buktikan,..?? ”

Murid: “Duuaaaa.. ”

Guru: “Kaki Belakang,.?? cerita lucu

Murid: “Duuuuaaaaa,.. ”

Hamba: “Kaki kanannya ada buatan,..?? ”

Murid: “Duuuaaa.. ”

Guru: “Kaki kirinya berapa..?? ”

Murid: “Duuuuaaa.. ”

Guru: “Sekarang jumlah kakinya ada meski..? ”

Murid: “Delapan,. ”

Guru: “Delapan apa empat,.?? ”

Murid: “??!!?? ”

6. Karya Lucu Berlatih Korupsi

Ciling adalah keturunan seorang pejabat negara yang bertugas pada bidang ekonomi. Kebetulan, Ciling pun merupakan bendahara di sekolahnya. Suatu hari, ia ketahuan mempergunakan uang famili itu untuk keperluan pribadi. Dipanggillah ia ke celah guru.

Hamba: “Mengapa saudara gunakan duit itu untuk kepentinganmu seorang diri? Padahal itu kan duit milik temanmu! Apakah situ sedang tergelincir? ”

Ciling: “Tidak, Bu.. ”

Jongos: “Lalu apa sebab? Cepat bicarakan! Jika tidak, akan saya laporkan kepada ayahmu!! ”

Bagong: “Laporin aja, Mama! Toh ayah saya yang mengajarkannya mendapatkan saya. ”

7. Kaul Lucu Memahirkan Mengajar

Mama Guru: “Sebutkan binatang yang bisa hidup di dua alam? ”

Bagong: “Katak! Di bumi dan dalam air. ”

Bu Hamba: “Baguusss. Buktikan kamu Ateng sebutkan tiruan lainnya binatang yang tampak di dua alam? ”

Ateng: “Babi ngepet Bu! Di dunia nyata & alam goib! Ekekekek.. ”

Bu Jongos: (Keselek penggaris)



8. Kaul Lucu Disiplin Biologi

Mama Guru: “Sekarang sebutkan satwa yang alat kelaminnya dalam punggung? ”

Ateng: “Huahahah kalo menghaluskan muncrat di udara dong Bu? ”

Bagong: “Ngaco nih Permulaan, mana terdapat binatang kelaminnya di tangan? ”

Mama Guru: “Ada loh! ”

Gareng: “Apaan Bu? ”

Bu Inang: “Kuda lumping! ”

Ateng: (Mikir lama)

kemudian famili bubar..

9. Cerita Gecul Belajar: Bersekolah Dasar Kurang Ajar

Ibu Ketua: “Apa lagu kebangsaan Nusantara? ”

Petruk: “Parah deh Ibu, lagu kebangsaan Indonesia aja cukup ga tau?! ”

Gareng: “Dengar akur Bu, aku ke pondok pesantren pendidikan tuh ingin belajar, meski untuk ditanya-tanyain ­seperti itu. Mumet ndasku! ”

Mono: “Kalo banyak nanya beruntung Ibu oleh karena itu polisi saja. ”

Mama Guru: (jejelin kapur satu-satu)

10. Nasihat Lucu Bersekolah: Siswa Jelita

Bu Guru: “Baik, sebelum pulang terselip yang rela bertanya? ”

Ateng: “Saya Bu! ”

Bu Ketua: “Iya, segalanya pertanyaannya? ”

Ateng: “Maukah Ibu menjadi pacarku? ”

Bu Hamba: “Orang pilau kamu mau jadi kesayangan Ibu? Huek! Ga pentes! ”

Ateng: “Trus orang ganteng kayak saya itu pantesnya oleh karena itu pacar sapa dong Mama? ”

Mama Guru: “Kamu ini bandel sekali! Maktab itu yang bener. Belajar dengan betul-betul. Punya suara ga gerangan kamu? ”

Ateng: “Punya dong Mama.. ”

Mama Guru: “Apa cita-citamu? ”

Ateng: “Dulu cita-cita hamba ingin maka pilot, tapi semenjak mengakar sekolah serta ketemu Ibu, cita-cita abdi berubah ingin membahagiakan Ibu..

Bu Jongos: “Ateng..!! Awak kalo tetap suka godain Ibu, Ibu akan menyeru kepala madrasah! ”

Ateng: “Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja kendati lebih kukuh.. ”

Bu Guru: “Ampun Tuhan! ” (pingsan manja)